Sabtu, 27 Mei 2023

Manfaat Mengkonsumsi Buah Secara Rutin

 Indonesia adalah negara tropis. Sehingga negeri kita menyimpan keanekaragaman jenis tumbuhan tertinggi di dunia. Terdapat 266 jenis buah-buahan yang dianggap asli Indonesia.

Buah memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Selain dapat mencukupi gizi yang kita butuhkan buah juga dapat mencegah penyakit. Menurut badan kesehatan dunia WHO manusia sebaiknya mengkonsumsi buah dan sayuran setidaknya 400g/hari agar tubuh sehat.

Nah, simak manfaat mengkonsumsi buah secara rutin berikut ini:

Sumber Asupan Vitamin dan Mineral

Buah-buahan merupakan asupan vitamin dan mineral yang banyak. Beberapa nutrisi penting dari buah-buahan diantaranya folat, vitamin A, B, B1, B6, C, dan kalium. Kandungan vitamin dan mineral pada buah-buahan berbeda-beda. Namun, semuanya sama-sama memberikan nutrisi yang baik bagi tubuh. Sebagian vitamin dan mineral yang terkandung dalam buah juga mengandung antioksidan. Zat ini penting untuk melawan radikal bebas dan menjaga sistem daya tahan tubuh agar tetap prima. 

Sebagai Asupan Serat Pangan yang Sangat Baik

Buah-buahan adalah salah satu sumber serat makanan yang sangat baik bagi tubuh. Manfaat makan buah setiap hari dapat membantu menjaga kesehatan usus, mencegah sembelit, dan masalah pencernaan lainnya. Kebiasaan makan asupan tinggi serat juga dapat mengurangi risiko kanker usus. Selain menjaga kesehatan pencernaan, makan makanan berserat juga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.              

Mengurangi Resiko Berbagai Penyakit

Alasan perlu makan buah setiap hari yang pantang diabaikan adalah kebiasaan baik ini dapat menurunkan risiko penyakit kronis, seperti jantung, kanker dan diabetes. Sejumlah penelitian membuktikan, makan buah setiap hari bisa mengurangi risiko penyakit jantung sampai 7%. Rutin makan buah dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi stres. Keduanya berperan dalam menurunkan risiko penyakit jantung. Sedangkan penelitian lain menunjukkan, makan buah seperti anggur, apel, dan blueberry terbukti bisa menurunkan risiko penyakit diabetes. Sementara makan buah jeruk, dapat memberikan manfaat mengurangi risiko penyakit batu ginjal.          

Salah Satu Pilihan Diet Sehat

Buah baik dikonsumsi secara rutin karena termasuk asupan rendah lemak dan kalori. Asalkan, tidak dikonsumsi dalam bentuk keripik, gorengan, atau jus buah dengan tambahan gula. Buah memiliki banyak kandungan serat dan air. Sehingga mengkonsumsi buah dapat membuat rasa kenyang lebih awet daripada asupan lainnya. Buah apel dan jeruk adalah contoh dua jenis buah yang bikin perut tak gampang lapar.

Hal yang perlu diperhatikan yaitu buah baik dikonsumsi saat kondisi segar daripada olahan. Untuk mendapatkan manfaat makan buah setiap hari secara optimal, setiap orang disarankan mengonsumsi tidak hanya satu jenis buah atau sayuran. Karena, buah dan sayuran berbeda bisa memberikan kombinasi serat, vitamin, dan nutrisi penting bagi tubuh. Selain itu, utamakan makan buah segar ketimbang buah beku, buah kalengan, buah kering, atau jus buah dalam kemasan. Terakhir, lakukan konsultasi kesehatan dan asupan di Rumah Sakit Solo secara rutin.

Manfaat Tanah Bagi Makhluk Hidup yang Sangat Berguna

 Manfaat Tanah

Tanah menutupi permukaan bumi dan merupakan ekosistem yang berharga. Tanah terdiri dari mineral, nutrisi, air, udara, bahan organik dan mikroorganisme. Karena susunannya, tanah memiliki berbagai kegunaan dalam berbagai macam hal, terutama untuk makhluk hidup. Beberapa manfaat yang akan bisa dirasakan dari kehadiran tanah di muka bumi ini adalah sebagai berikut ini.

1. Media untuk Pertumbuhan Tanaman

Sebagai jangkar, akar tanaman juga memiliki fungsi menampung air untuk kelembaban yang dibutuhkan. Tanah menyediakan tempat yang ramah bagi tanaman untuk berakar. Beberapa sifat tanah yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman antara lain: tekstur tanah (kasar hingga halus), ukuran agregat, porositas, aerasi (permeabilitas), dan daya ikat air. Fungsi penting tanah adalah untuk menyimpan dan menyediakan nutrisi bagi tanaman. Kemampuan untuk melakukan fungsi ini disebut sebagai kesuburan tanah. Kandungan lempung dan bahan organik tanah secara langsung mempengaruhi kesuburannya. Kandungan liat dan bahan organik yang lebih besar umumnya akan menghasilkan kesuburan tanah yang lebih besar juga, menjadikannya sangat subur.

Manfaat Air Bersih dan Menjaga Kualitasnya

 Air adalah salah satu elemen utama di Bumi yang menjadi bagian tidak terpisahkan bagi seluruh manusia. Makhluk hidup tidak dapat hidup jika tidak ada air, sehingga air sangat dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan makhluk hidup.

Air dalam tubuh manusia sangat berfungsi untuk mengisi cairan dalam tubuh dengan meminum air. Selain untuk penghilang rasa haus dan manfaat utama lainnya air untuk tubuh, air juga memiliki manfaat lain yang sangat dibutuhkan untuk menunjang kehidupan.

Salah satu bentuk Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS adalah dengan menggunakan air bersih sehari-hari. Karena kualitas air dapat mempengaruhi kesehatan dan kehidupan sehari-hari.

Air yang kita gunakan sehari-hari seperti minum, memasak, mandi dan lainnya harus dalam keadaan bersih sehingga kita dapat terhindar dari penyakit yang disebabkan karena kualitas air buruk.

Dengan menggunakan air bersih kita dapat terhindar dari penyakit seperti diare, kolera, disentri, tipes, cacingan, penyakit kulit hingga keracunan. Untuk itu wajib bagi seluruh anggota keluarga dalam menggunakan air bersih setiap hari dan menjaga kualitas air tetap bersih di lingkungannya.

Berikut ada beberapa tips dalam menjaga kualitas air bersih di lingkungan.

Pisahkan jarak antara sumber air dengan jamban dan tempat pembuangan sampah minimal 10 meter

Sumber mata air harus dilindungi dari bahan pencemar

Sumur gali, sumur pompa, kran umum dan mata air harus dijaga bangunannya gar tidak rusak

Lantai sumur sebaiknya kedap air (diplester) dan tidak retak, bibir sumur dan dinding sumur harus diplester dan sumur ditutup;

Ember penampung air dilengkapi denga penutup dan gayung bertangkai, dijaga kebersihannya. 

Air harus dihaga kebersihannya dengan tidak ada genangan air di sekitar sumber air, dan dilengkapi dengan saluran pembuangan air, tidak ada kotoran, tidak ada lumut, pada lantai/dinding sumur.

La moelu

 La Moelu hidup bersama ayahnya yang pekerjaan sehari-harinya memancing di sungai. Suatu ketika, ayahnya mendapat seekor ikan kecil yang lucu dan aneh yang kemudian dirawatnya. Tak di sangka, esoknya ikan tersebut tumbuh sangat besar dan terus membesar setiap kali dipindahkan ke wadah yang lebih besar.

Sang ayah kemudian memutuskan La Moelu untuk melepaskan ikan yang diberi nama Jinnade itu di laut. La Moelu berpesan agar Jinnade harus datang setiap kali ia memanggilnya. Namun ada tetangga La Moelu yang memanggil Jinnade lalu menangkap dan memakannya. Mengetahui hal itu, La Moleu sangat sedih. Ia lalu mengubur duri Jinnade. Tak lama dari kuburan tersebut tumbuhlah sebuah pohon emas yang bisa dipakai La Moelu untuk kebaikan.

Batu menangis

 Ini cerita tentang seorang anak dari janda miskin yang memiliki wajah cantik tapi jahat hatinya. Di suatu hari, sang ibu membawa putrinya berbelanja. Sepanjang perjalanan, banyak yang bertanya kepada si anak siapa perempuan yang berjalan di belakangnya. Awalnya ia menjawab pembantunya, lalu budaknya. Lama kelamaan ibunya tidak tahan, dan berdoa agar anaknya mendapatkan hukuman.

Perlahan-lahan anaknya pun berubah menjadi sebuah batu. Ketika tubuhnya masih utuh setengah bada, ia masih sempat meminta ampun. Tapi sudah terlambat, dan tubuhnya pun berubah menjadi batu menangis.

Telaga bidadari

 Ada sebuah telaga yang dihuni seorang pemuda tampan bernama Awang Sukma. Ia pandai meniup suling dan gemar mencari burung. Tapi tidak seperti biasanya, burung-burung di hari itu sepi sekali. Dan ketika ia memutuskan untuk tidur, ia mendengar suara orang berbincang-bincang di mana itu adalah 7 bidadari yang sedang mandi di telaga.

Sampai di telaga, ia bersembunyi dan mencuri salah satu pakaian mereka. Tentu saja bidadari yang pakaiannya hilang merasa gelisah saat akan pulang, dan tak dapat kembali ke kayangan. Hingga kemudian ia menerima tawaran Awang Sukma untuk tinggal di rumahnya. Tak lama keduanya menikah dan dianugerahi anak bernama Kumalasari.

Akhirnya bidadari dan putrinya tahu bahwa dulu suaminya yang menyembunyikan pakaiannya. dan membuatnya menjadi tidak bisa kembali ke kayangan. Dengan kecewa ia lalu mengajak putrinya kembali ke kayangan.

Selat bali

 Seorang Brahmana bernama Sidi Mantra mendapatkan hadiah berupa harta dan istri yang cantik. Pernikahan mereka dikaruniai anak laki-laki bernama Manik Angkeran yang saat besar memiliki kebiasaan buruk yakni menghabiskan harta orangtuanya untuk berjudi. Ayahnya suatu waktu mendengar wangsit untuk melakukan pertapaan di Gunung Agung sekaligus menemui Naga Besukih.

Kepada Naga Besukih, ia menjelaskan maksud kedatangannya. Sang naga mengakhiri pertemuan mereka dengan memberikan Sidi Mantra sisik emas. Manik penasaran dari mana datangnya harta sang ayahnya. Setelah ia mengetahuinya, ia lalu memutuskan pergi menemui Naga Besukih.

Oleh karena keserakahannya, Manik memotong ekor naga. Tapi naga membalas dengan membakarnya dan ia pun mati.

Sidi Mantra memohon agar naga menghidupkan anaknya kembali. Ia juga meminta agar anaknya memiliki kehidupan yang baru di mana ada garis pemisah antara dirinya dan sang anak. Naga bersedia Sidi mengembalikan ekor naga tersebut. Dari peristiwa tersebut muncullah air asal mula terbentuknya selat Bali.

Keong mas

 Dahulu kala, hidup seorang raja di kerajaan Daha yang bernama Kertamerta. Ia mempunyai dua orang putri, Candra Kirana dan Dewi Galuh. Pada suatu ketika, Pangeran Inu Kertapati datang ke istana untuk melamar Candra Kirana. Dewi Galuh yang diam-diam juga menaruh hati pada pangeran itu berusaha menyingkirkan Candra Kirana dari kerajaan dengan bantuan seorang penyihir.

Candra Kirana difitnah dan dikeluarkan dari kerajaan, dan oleh si penyihir jahat ia diubah menjadi seekor keong. Kata si penyihir, kutukannya akan hilang jika ia bertemu dengan Raden Inu Kertapati. Si pangeran terus mencari keberadaan kekasihnya, ia yakin Candra Kirana belum meninggal.

Akhirnya keduanya bertemu. Chandra Kirana kembali ke wujud aslinya. Mereka kembali ke istana dan menceritakan peristiwa sebenarnya kepada raja. Gantian Dewi Galuh yang melarikan diri ke hutan.

Bawang putih bawang merah

 Bawang putih kehilangan ibunya yang meninggal karena sakit keras. Mengetahui hal tersebut, seorang janda dan putrinya yang bernama bawang merah sering mengunjungi mereka. Melihat janda tersebut mau mengurusi rumah dan anaknya, ayah bawang putih pun memutuskan menikahi janda itu.

Awalnya bawang merah dan ibunya sangat baik terhadap bawang putih. Tapi tanpa sepengetahuan ayahnya, bawang putih dipaksa mengerjakan seluruh pekerjaan rumah. Hingga kemudian suatu hari ayah bawang putih meninggal.

Dalam satu waktu, tanpa sengaja bawang putih menghanyutkan baju kesayangan ibu tirinya. Ibunya begitu marah dan menyuruh ia mencari baju itu sampai ketemu. Dalam perjalanan, bawang putih bertemu seorang nenek yang menemukan baju ibunya. Si nenek mau mengembalikan baju tersebut dengan syarat bawang putih mau menemaninya selama seminggu. Bawang putih setuju.

Setelah seminggu, si nenek memberinya sebuah labu. Setelah dibuka isinya ternyata emas. Bawang merah yang mengetahui hal tersebut kemudian ingin melakukan hal serupa. Saat ingin pulang ia meminta labu dari si nenek dan memilih yang paling besar. Setibanya di rumah, ternyata isi dari labu tersebut adalah hewan-hewan berbahaya. Hewan-hewan itu kemudian mematuknya dan ibunya hingga meninggal.

Timun mas

 Sarni adalah seorang janda tua yang hidup seorang diri dan tidak memiliki anak. Pada suatu hari, saat sedang mencari kayu ke hutan, ia bertemu raksasa yang menginginkan seorang anak untuk disantap. Sarni menjelaskan kepada raksasa bahwa dirinya tidak memiliki anak. Kemudian si raksasa memberikannya biji timun. Ia menjelaskan bahwa setelah 2 minggu ia akan memperoleh seorang anak dan ketika anak tersebut berusia 6 tahun Sarni harus menyerahkan anak tersebut untuk dimakannya.

Enam tahun berlalu, menagih janji Sarni. Sarni tidak mau dan dengan bantuan seorang petapa, ia dan putrinya melawan raksasa. Ketika raksasa mengejarnya, Timun Emas melawan dengan kantung berisi biji mentimun, garam, jarum serta terasi.

Pertama, raksasa berhasil lepas dari lilitan tanaman timun dari benih timun yang dilemparnya. Kedua, Timun Mas melempar jarum. Sesaat tumbuhlah pohon bambu yang tinggi serta tajam. Meski kaki raksasa berdarah, ia masih bisa mengejar Timun Mas. Ketiga Timun Mas menabur garam dan muncullah lautan. Tapi raksasa juga masih bisa melewatinya. Terakhir, Timun Mas menaburkan terasi dan terbentuklah lautan lumpur yang mendidih. Kali ini raksasa tak bisa menghindar. Tubuhnya tercebur ke dalam lautan lumpur mendidih dan mati.

Alue naga

 Sultan Meurah mendengar rakyatnya mengeluh karena banyak hewan ternak mereka hilang di Bukit Lamyong. Juga, belakangan gempa kerap terjadi tanpa ada tanda-tanda.

Sultan Meurah kemudian memerintahkan sahabatnya, Renggali, putra Raja Linge, untuk menyelidiki bukit itu. Renggali pun melaksanakan tugas tersebut. Setelah menelusuri seluruh bukit, ia merasakan ada yang aneh pada bukit tersebut. Ia lalu menaiki bagian tertinggi dari bukit, dan tiba-tiba merasakan kemunculan air hangat di permukaan tanah yang ia injak. Ia kaget lalu turun sambil berguling.

Tiba-tiba datang suara permintaan maaf entah dari mana. Renggali mencari asal suara, dan menemukan itu berasal dari bukit yang ia pijak yang ternyata adalah seekor naga. Si Naga Hijau memperkenalkan diri dan mengatakan bahwa ia adalah sahabat dari ayahnya. Selama ini Raja Linge hilang, dan ia terakhir kali diketahui bersama dengan Si Naga Hijau. Ketika Renggali bertanya di mana ayahnya, naga meminta Renggali untuk memanggilkan Sultan Alam.

Renggali kembali ke istana dan menceritakan kejadian tersebut kepada Sultan Meurah. Sultan Merah pun setuju menemui naga di bukit. Sesampainya di sana si naga menceritakan kejadian yang sebenarnya, bahwa ia membunuh Raja Linge dan jasad sang raja ada di bawah tubuhnya. Saat itu naga tidak bisa menggerakkan tubuhnya karena ada pedang Raja Linge yang terhunus di tubuhnya.Renggali tidak mau menghukum Naga Hijau. Ia lalu menarik pedang yang terhunus di tubuh naga dan meminta si naga kembali ke kampung halamannya. Pada ‘bukit’ bekas tubuh naga terbentuknya sebuah sungai kecil yang dipenuhi rawa-rawa dengan genangan air. Sultan Meurah memberi nama wilayah tersebut Alue Naga.

Malin kundang

 Sebuah keluarga hidup sangat miskin. Mereka memiliki seorang anak bernama Malin Kundang. Saking miskinnya sang ayah merantau ke negeri seberang dan tak kunjung pulang. Ketika beranjak dewasa Malin juga berkeinginan merantau dengan tujuan menjadi kaya. Benar saja, ia berhasil menjadi kaya dan menikahi wanita kaya.Setelah beberapa waktu menikah, Malin mengajak istrinya berlayar. Kapal mereka sampai ke kampung halaman Malin. Sang ibu yang melihat kapal tersebut yakin bahwa anaknya ada di dalam kapal tersebut.

Ternyata dugaannya benar, ketika Malin turun dari kapal, wanita tua itu menyambut anaknya dengan hangat. Namun, Malin malah berpura-pura tidak mengenali ibunya. Kepada awak kapal dan istrinya, Malin mengatakan perempuan itu pengemis.

Mendengar perkataan anaknya, ibu Malin sangat marah dan memanjatkan doa serta mengutuknya menjadi batu. Di hari yang sama, angin juga bertiup kencang dan badai menghancurkan kapal milik Malin.

Danau Toba

 Suatu ketika seorang petani pergi memancing. Salah satu ikan tangkapannya bisa berbicara layaknya manusia. Si ikan berkata agar si petani tidak memakannya. Petani pun segera melepaskan ikan tersebut ke sungai.

Setelah itu, si ikan berubah menjadi wanita cantik. Ternyata ia adalah seorang putri yang dikutuk menjadi seekor ikan. Ia sangat berterima kasih kepada si petani dan berkenan dijadikan istrinya. Tapi dengan syarat, si petani tidak boleh menceritakan kepada siapapun asal usulnya jika tidak ingin mengalami malapetaka.

Petani setuju. Keduanya menikah dan dikaruniai seorang anak laki-laki. Yang aneh, si anak memiliki sifat yang tidak biasa, di mana ia tidak pernah merasa kenyang.

Suatu hari, si ibu meminta anaknya mengantar makanan untuk suaminya di sawah. Dalam perjalanan, si anak malah memakan makanan ayahnya, lalu tidur di sebuah gubuk. Sang ayah yang menunggu dengan kelaparan dan haus pun akhirnya memutuskan pulang.

Di tengah perjalanan, ia melihat anaknya tertidur dan keadaan bekalnya habis. Ia kesal dan memarahi anaknya dengan mengatakan bahwa ia adalah anak ikan. Seketika itu juga anak dan istrinya menghilang.


Di tempat si anak dan istrinya meninggalkan jejak kaki, munculah air yang membentuk sebuah telaga yang saat ini kita kenal dengan nama Danau Toba.