Kamis, 14 Desember 2023

Cinta kepada Allah Ta’ala

Kedudukan cinta yang paling haqiqi tentunya cinta kepada Sang Khalik, pencipta langit dan
Bumi. Allah Azza wa Jalla. Sebab Allah-lah yang menciptakan kita manusia, memberikan
kehidupan dan nikmat di dunia, serta senantiasa menjaga kita. Maka itu, sudah menjadi
kewajiban setiap umat manusia untuk mencintai Allah Ta’ala.
“Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan
selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-
orang yang beriman mereka sangat mencintai Allah.”(Al-Baqarah ayat 165)
Dari Anas Radhiallahu anhu, bahwannya Nabi Muhammad saw bersabda: tiga
perkara jika itu ada pada seseorang maka ia akan merasakan manisnya iman; orang yang
menjadikan Allah dan RasulNya lebih dia cintai daripada selain keduanya, mencintai
seorang yang ia tak mencintainya kecuali karena Allah dan benci untuk kembali kepada
kekafiran setelah Allah menyelamatkannya dari kekafiran tersebut sebagaimana ia benci
untuk masuk neraka (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
lalu bagaimana caranya mewujudkan bukti cinta kepada Allah? yakni dengan
meningkatkan iman dan bertakwa hanya kepada Allah Ta'ala sebagaimana firman Allah:
katakanlah: "jika kalian benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah
mengasihi dan mengampuni dosa-dosa kalian" Allah Maha Pengampun lagi Maha
penyayang (al-Imran: 31).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar